Diklat Penyusunan Perangkat Pembelajaran

Sesuai Kalender Akademik Universitas Dr. Soetomo semester Genap 2016/2017, mahasiswa FKIP Universitas Dr. Soetomo semester 5 harus segera melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PPL). Untuk mempersiapkan pelaksanaan PPL yang baik, Unit Pengelola PPL FKIP universitas Dr. Soetomo menyelenggarakan Pendididikan dan latihan untuk membekali mahasiswa tersebut. Diklat dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 31 Juli-1 Agustus 2017, dengan 4 topik pelatihan, yakni: (1) Penyusunan Perangkat Pembelajaran; (2) penyusunan Evaluasi Pembelajaran; (3) pengembangan Penelitia Tindakan Kelas; dan (4) pelaporan Penelitian tindakan Kelas.
Instruktur Diklat terdiri dari Praktisi pendidikan sekaligus alumni FKIP Unievrsitas Dr. Soetomo, serta dosen internal. Dipilhnya Instruktur dari Alumni sekaligus sebagai sumbangsih Alumni kepada almamaternya. Alumni yang berpartisipasi dalam kegiatan diklat tersebut adalah Dwi Adi Wiyono, alumni PBS 2004 sekaligus Kepala Sekolah SMK Bina Kesehatan Surabaya; dan Lely Sagitarissa.

Pada tahun ini FKIP Universitas D. Soetomo akan memberangkat mahasiswa/I yang memprogram PPL sebanyak 63 mahasiswa. Dengan rincian MIPA : 37    PBS : 26.  Sebelum berangkat menuju sekolah  ditingkat SMP/Mts dan juga SMA/K/MA di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, maka FKIP memberi bekal yang berupa “PELATIHAN PENYUSUNAN   PERANGKAT PEMBELAJARAN DAN EVALUASI  BELAJAR” . Pembekalan dilaksanakan selama 2 hari yang mana hari pertama bertepatan dengan dies natalis Unitomo yaitu tanggal 31 Juli hari senin dan hari kedua Selasa tanggal 1 Agustus 2017. Bertempat di Ruang Soemantri lantai 3 acara dimulai tepat pukul 08.00 – 13.00, acara di buka oleh Wakil dekan 1 Bapak Haerussaleh S.Pd., M.Pd.  dalam sambutannya belaiu menjelaskan bahwa PPL merupakan wahana bagi mahasiswa / I FKIP karena jelas arahnya adalah menididik.  Beliau juga berpesan agar selama menjalankan Pelatihan yang berlangsung hanya 2 hari bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dengan cara langsungmengaplikasikan apa yang disampaikan oleh pemateri, misalnya menyusun Silabi, maka harus langsung dipraktikkan  dengan cara format, isi apa saja yanga da dalam penyusunan silabi tersebut.  Pada hari pertama dan sesi awal materi disajikan oleh  ibu Lely Sagitarisa, S.Pd., M.Pd., beliau disamping dosen LB di FKIP prodi MIPA, ibu  Lely juga sehari-harinya sebagai waka kurikulum di SMK kesehatan Nusantara Surabaya.  Pada sesi kedua materi disampaikan oleh Bapak Dwi Adi Wojono, S.Pd., M.Pd, beliau kesehariannya juga sebagai Kepala sekolah di SMK Kesehatan Bina Nusa Surabaya. Kedua pemateri adalah alumni FKIP Universitas Dr. Soeotmo Surabaya. Ibu Lely menjelaskan bagaimana menyusun perangkat pembelajaran yang terkait dengan Silabi dan apa yang disajikanoleh beliau adalah perangkat penyusunan silabi terbaru. Begeitu juga yang disampaikan oleh bapak Adi yang menjelaskan tentangg cara mengevaluasi hasil belajar, beliau juga menegaskan bahwa tugas guru adalah  mengajar, membuat soal dan mengevaluasi.  Pada hari kedua dengan materi Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sesi pertama di sampaikan oleh Bapak Drs. Sucupto, M.Si dimana beliau menjelaskan tentang bagaimana cara mengidentifikasi antara PTK dan yang bukan PTK, yang dilanjutkan dengan materi kedua yaitu bapak Dr. Edy Widayat, M.Si, beliau menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh bapak Sucipto.  PAda hari kedua mahasiswa diajakn untuk dapat langsung menentukan judul PTK dan sebelum acara berakhir, dari jumlah mahasiswa yang ikut dalam pelatihan antara Prodi PBS dan MIPA telah terkumpul 68 judul PTK.  Pada hari kedua sebelum materi disampaikan dekan FKIP Dr. Hetty Purnamasari, M.Pd juga menjelaskan bahwa pada tahun ini PPL berbeda dengantahun sebelumnya yang terkait dengan pembimbingan, ada pembiingan yang terkait dengan lapangan dan juga ada pembimbingan terkait dengan PTK. Nuril Huda sebagi coordinator PPL menjelaskan bahwa pelaksanaan PPL unutk tahun ini sekolah dan kelompok sudah ditentukan, sehingga mahasiswa tidak bisa sert merta mencari kelompok dan sekolah sendiri-sendiri.  Sekolah kerjasama itulah yang di utamakan oleh FKIP. Bhakan pada tahun ini untuk penyusunan laporan cukup dalam bentuk kelompok sedangkan unutk PTK setiap mahasiswa membuat satu PTK yang dengan harapan bahwa PTK itu nanti untuk mendorong pengisian Jurnal FONEMA (PBS) dan juga SOULMATH (MIPA)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name
Email
Website