Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Blarang tentang Pentingnya Pendidikan Anak

Pada Hari Jumat, 11 Agustus 2017 bertempat di Balai Desa Blarang Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan telah diadakan penyuluhan pendidikan dengan judul “Filosofi Tentang Pentingnya Pendidikan Anak”. Penyuluhan ini sebagai bagian dari rentetan kegiatan pengabdian dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang di hari-hari sebelumnya juga telah melaksanakan pengabdian di desa-desa lain di Kemamatan Tutur. Pengabdian tersebut memanfaatkan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan selama 1 minggu dari tanggal 6-13 Agustus 2017.

Kegiatan penyuluhan pendidikan yang dilaksanakan di Desa Blarang untuk memenuhi undangan yang disampaikan oleh Panitia KKN Desa Blarang setelah melihat fenomena di masyarakat Blarang yang tingkat kesadaran masyarakatnya tentang pentingnya pendidikan begitu rendah. Dari hasil survei yang dilakukan, banyak masyarakat yang lebih memilih putra-putrinya untuk menggarap lahan sawah dari pada melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini menjadi wajar, karena secara geografis Desa Blarang merupakan daerah yang terisolasi dan terpisah dari desa-desa lain di daerah Tutur. Akses desa begitu sulit dan rusak serta jaringan telfon dan internet sangat sulit di jangkau. Daerah ini berada di daerah pegunungan yang terkungkung dari hingar bingar kota. Begitu juga dari kesadaran berpikir, masyarakat Blarang masih cenderung berpikir tradisional dengan mengutamakan putra-putrinya untuk secepatnya bekerja ke sawah/ladang daripada harus sekolah dengan tempat yang jauh dan biaya mahal.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka penyuluhan diberikan kepada masysrakat Desa Blarang untuk menumbuhkan kesadaran dan keyakinan warga bahwa pendidikan itu adalah penting untuk masa depan anak-anak mereka. Penyuluhan di mulai dengan sambutan ketua panitia, kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala desa hingga terakhir acara inti. Acara penyuluhan pendidikan di sampaikan oleh Bapak Ahmad Hatip, M.Pd selaku nara sumber dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dr. Soetomo. Audien dalam penyuluhan adalah para ibu yang banyak meluangkan waktunya di rumah dibandingkan sang ayah yang tiap hari bekerja di sawah/ladang. Pada proses penyampaian materi, audien lebih banyak diajak berdiskusi, tanya jawab untuk mengemukakan permasalahan yang dihadapi selama ini. Slide demi slide yang disampaikan oleh nara sumber lebih banyak berupa gambar dan pertanyaan mengejutkan yang selama ini tidak pernah dilakukan oleh orang tua terhadap anak mereka. Para audien begitu semangat mengikuti acara penyuluhan karena selama ini wawasan mereka begitu baku dan kaku terhadap akses pendidikan yang mereka anggap sulit dan mahal. Semoga dengan diadakannya penyuluhan tersebut, masyarakat Blarang sudah mulai membuka diri, kesadarannya meningkat dan menjadikan putra-putri mereka sebagai amanah yang harus di rawat dan di jaga demi masa depan keluarga, bangsa dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name
Email
Website